
Aqidah Seorang Muslim - Tanya Jawab II Penulis: Syaikh Muhammad Jamil Zainu Aqidah, 21 - Januari - 2004, 08:56:16
Soal 11 :Apakah Alloh bersama kita dengan ilmuNya atau dengan DzatNya? Jawaban : Allah bersama kita dengan ilmuNya mendengar dan melihat.
Dalil dari AlQur’an :
قَالَ لا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى(طـه:46) Alloh berfirman : jangan kalian berdua takut sungguh Aku bersama kalian berdua mendengar dan melihat.
Dalil dari sunnah :
إنكم تدعون سميعاً قريباً وهو معكم [رواه مسلم] Sesungguhnya kalian menyeru Dzat Yang Maha Mendengar Maha dekat dan Dia bersama kalian. Yaitu dengan IlmuNya melihat dan mendengar kalian
Soal 12 : Apa dosa yang paling besar? Jawaban : Dosa yang paling besar sirik menyekutukan Alloh?
Dalil dari AlQur’an :
يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ(لقمان: من الآية13) Wahai anakku janganlah engkau menyekutukan Alloh, sesungguhnya syirik itu kedholiman yang besar.
Dalil dari sunnah :
[سئل صلى الله عليه وسلم أي الذنب أعظم قال : أن تدعو لله ندّاً وهو خلقك] رواه مسلم Nabi saw ditanya tentang dosa apa yang paling besar. Beliau bersabda : engkau menyeru bandingan untuk Alloh sedang Dia telah menciptakan kamu
Soal 13 : Apa syirik besar itu? Jawaban : Yaitu mengarahkan ibadah untuk selain Alloh seperti doa.
Dalil dari AlQur’an :
قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلا أُشْرِكُ بِهِ أَحَداً(الجـن:20) Katakanlah tiada lain saya menyeru [berdoa] kepada Robbku dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun. Dalil dari sunnah : [أكبر الكبائر الإشراك بالله] رواه البخاري Dosa yang paling besar dari dosa-dosa besar adalah menyekutukan Alloh. Soal 14 : Apa bahaya syirik besar? Jawaban : Syirik besar penyebab kekal di neraka?
Dalil dari Al Qur’an :
إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ (المائدة: من الآية72) Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Alloh maka sungguh Alloh telah mengharamkan atasnya sorga dan tempat tinggalnya di neraka.
Dalil dari sunnah :
[من مات يشرك بالله شيئاً دخل النار] رواه مسلم Barang siapa mati dalam keadaan menyekutukan Alloh dengan sesuatu pasti masuk neraka
Soal 15 : Apakah amalan bermanfaat jika dibarengi kesyirikan Jawaban: Amal tidak bermanfaat yang dibarengi dengan syirik.
Dalil dari AlQur’an :
وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ(الأنعام: من الآية88) Kalau mereka menyekutukan sungguh gugurlah apa yang mereka amalkan.
Dalil dari sunnah : [من عمل عملاً أشرك فيه معي غيري تركته وشركه]رواه مسلم Barang sipa yang beramal suatu amalan ia menyekutukan didalamnya selain Aku, Aku tinggalkan dia dan sekutunya
Soal 16: Apakah kesyirikan itu ada di kalangan kaum muslimin.
Jawaban : Ya ! banyak dan amat di sayangkan.
Dalil dari AlQur’an :
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلا وَهُمْ مُشْرِكُونَ (يوسف:106) Dan tidaklah beriman kepada Alloh kebanyakan mereka kecuali mereka berbuat syirik.
Dalil dari sunnah :
[لا تقوم الساعة حتى تلحق قبائل من أمتي بالمشركين وحتى تعبد الأوثان] صحيح رواه الترمذي Tidaklah terjadi kiamat sehingga beberapa kabilah dari umatku bergabung dengan musyrikin dan sehingga berhala disembah.
Soal 17 : Apa hukum berdoa kepada selain Alloh seperti para wali? Jawaban : Berdoa kepada mereka suatu kesyirikan memasukkan ke neraka.
Dalil dari AlQur’an :
فَلا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهاً آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ(الشعراء:213) Maka jangan engkau seru bersama Alloh Ilah yang lain maka engkau termasuk orang yang disiksa.
Dalil dari sunnah :
[من مات وهو يدعو من دون الله ندّاً دخل النار] رواه البخاري Barang siapa mati dan dia menyeru selain Alloh sebagai bandingan pastilah ia masuk neraka.
Soal 18 : Apakah doa itu ibadah kepada Alloh? Jawaban : Ya doa adalah ibadah kepada Alloh ta’aala.
Dalil dari AlQur’an :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ (غافر: من الآية60) Robbmu berfirman : berdoalah kepadaKu pasti aku kabulkan buat kalian
Dalil dari sunnah : [الدعاء هو العبادة] رواه الترمذي وقال حديث صحيح Doa itu ibadah .
Soal 19 : Apakah orang mati mendengar doa? Jawaban : Orang-orang mati tidak mendengar doa.
Dalil dari AlQur’an :
إِنَّكَ لا تُسْمِعُ الْمَوْتَى (النمل: من الآية80) Sesungguhnya engkau tidak memperdengarkan orang mati . وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ(فاطر: من الآية22) . Dan tidak engkau memperdengarkan orang yang ada dalam kuburan.
Dalil dari sunnah:
إن لله ملائكة سياحين في الأرض يبلغون عن أمتي السلام صحيح رواه أحمد. Sesungguhnya Alloh memiliki Malaikat-Malaikat yang terbang ke berbagai tempat di bumi menyampaikan kepadaku salam dari umatku.
Soal 20 : Apakah kita minta bantuan kepada orang mati? Jawaban: Kita tidak minta bantuan kepada mereka, bahkan kita istighotsah dengan Alloh.
Dalil dari AlQur’an :
إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ (لأنفال: من الآية9) Ingatlah ketika kalian istigotsah kepada Robb kalian maka Dia mengabulkan kalian.
Dalil dari sunnah :
[كان إذا أصابه هم أو غم قال : يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث]حسن Adalah Nabi jika terkena kesusahan dan kesedihan beliau berdoa : wahai Dzat Yang Maha Hidup, Wahai Dzat Yang Mengurusi MakhluqNya dengan rahmatMu aku beristighotsah.
(Dinukil dari عقيدة المسلم, "Aqidah Setiap Muslim", Penulis : Syaikh Muhammad Jamil Zainu)
| |
Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.salafy.or.id
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar